Posts

Showing posts with the label Jurnalistik Sastrawi

Analisis Kejarlah Daku Kau Kusekolahkan

Analisis Jurnalistik dan Sastra/Jurnalistik Sastrawi Kejarlah Daku Kau Kusekolahkan Oleh Alfian Hamzah Dalam judul cerita ini ada kata “Kusekolahkan”. Jika membacanya baik-baik, pembaca akan mengetahui maksud dari kata tersebut. Makna kata itu dijelaskan secara tersirat di bagian tengah cerita. Tentara Indonesia memakai istilah “sekolah” dalam “melenyapkan” musuhnya, anggota GAM (Gerakan Aceh Militer) yang tertangkap. Seperti kisah yang ditulis Chik Rini, Alfian Hamzah juga mneggunakan ALUR maju atau progresif. Alur yang dipilih memang alur maju yang dipecah dengan beberapa sub tema seperti “Punya Pengawal”, “ Markas Burung “, “Bukit Tengkorak”, “Masuk Kolam Ikan”, dan sebagainya. Di setiap sub tema menceritakan kisah yang berbeda-beda, tapi tetap menjadi satu kesatuan. Ia menggunakan kata ganti orang pertama, saya, dalam menceritakan kisah ini. Tema dari kisah ini tak jauh berbeda dengan “Sebuah Kegilaan di Simpang Kraft” , masih berkaitan dengan GAM (Gerakan Ac...

Analisis Sebuah Kegilaan di Simpang Kraft

Analisis Jurnalistik dan Sastra/Jurnalistik Sastrawi   Sebuah Kegilaan di Simpang Kraft Oleh Chik Rini Judul yang dipilih sangat menggambarkan apa yang dikisahkan ,  Sebuah Kegilaan di Simpang Kraft. “Kegilaan” yang dimaksud dalam kisah ini ialah konflik antara tentara dengan warga sipil di Aceh. Chik Rini menggunakan kata gantu orang ketiga, mereka dan dia, “ Mereka menandatangani kesepakatan bahwa tentara tak akan masuk kampung lagi ”, “ Dia harus bekerja keras membuat laporan sebanyak mungkin…” Kisah ini juga memuat beberapa informasi seperti alasan “ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)” berganti nama menjadi “TNI (Tentara Nasional Indonesia)”. Awalnya terjadi bentrokan karena pada dasarnya warga tidak menyukai kehadiran tentara di desa mereka. Tapi, secara diam-diam tentara masuk yang akhirnya diketahui oleh warga. Kemudian warga menyatukan suara untuk berdeminstrasi di depan Koramil. Di tengah aksi unjuk rasa itu, tiba-tiba peluru melayang di a...